UPT. Teknologi Informasi dan pangkalan data

Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

TIM UINSI Samarinda Tampilkan Inovasi Digital Tracer Study pada Lomba Inovasi BAIMBAI 2026 Kota Samarinda

Samarinda – Komitmen UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda dalam mendukung transformasi digital dan penguatan tata kelola berbasis data kembali ditunjukkan melalui keikutsertaan tim dosen dan tenaga kependidikan pada Lomba Inovasi BAIMBAI (Bulan Kompetensi Inovasi Menuju Samarinda Berdaya Saing) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kota Samarinda pada hari Kamis, 16 Juli 2026.

  Pada sesi presentasi yang  bertempat di Ruang Rapat Perencanaan BAPPERIDA Kota Samarinda, UINSI Samarinda mengirimkan tim inovator yang terdiri atas Sumarno, M.Kom., MCE. selaku Kepala Unit Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD), Siti Qomariah, M.Kom. selaku Kepala Pusat Survei dan Sistem Informasi, serta Rudi Pratama, S.Kom. selaku Pranata Komputer UINSI Samarinda.

Dalam kompetisi tersebut, tim UINSI Samarinda mengusung inovasi berjudul “Transformasi Digital Tracer Study UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda sebagai Sistem Informasi Pemetaan Sumber Daya Manusia Daerah Berbasis Data Alumni.” Inovasi ini menawarkan pendekatan baru dalam pengelolaan data alumni melalui pemanfaatan teknologi informasi yang terintegrasi, sehingga tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pelacakan lulusan (tracer study), tetapi juga menjadi basis penyediaan data strategis mengenai potensi sumber daya manusia yang tersebar di berbagai sektor pembangunan.

Pada kesempatan presentasi, tim memaparkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu menghasilkan informasi yang lebih komprehensif mengenai profil lulusan, kompetensi, persebaran wilayah kerja, sektor pekerjaan, tingkat kesesuaian antara pendidikan dan pekerjaan, serta kontribusi alumni terhadap pembangunan daerah. Data tersebut selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan kebijakan, evaluasi kurikulum, peningkatan kualitas lulusan, serta mendukung kebutuhan pemerintah daerah dalam memetakan potensi SDM secara lebih akurat.

Presentasi berlangsung di hadapan enam orang dewan juri yang berasal dari unsur pejabat Pemerintah Kota Samarinda, akademisi, serta para pakar yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang inovasi, riset, teknologi, dan tata kelola pemerintahan. Selama sesi penilaian, tim UINSI Samarinda memperoleh berbagai pertanyaan dan masukan konstruktif terkait keberlanjutan inovasi, aspek implementasi, keamanan data, integrasi sistem, hingga potensi replikasi inovasi pada institusi pendidikan tinggi maupun pemerintah daerah.

Keikutsertaan UINSI Samarinda dalam ajang inovasi ini menjadi bukti nyata bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga sebagai motor penggerak lahirnya inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan pemerintah. Melalui pengembangan sistem informasi yang adaptif terhadap kebutuhan zaman, UINSI terus mendorong terciptanya solusi digital yang berdampak nyata bagi peningkatan kualitas layanan, pengambilan keputusan berbasis data, serta pengembangan sumber daya manusia yang unggul.

Partisipasi ini sekaligus memperkuat komitmen UINSI Samarinda dalam mendukung budaya inovasi, transformasi digital, serta kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Diharapkan inovasi Transformasi Digital Tracer Study tidak hanya menjadi kebanggaan sivitas akademika UINSI Samarinda, tetapi juga mampu memberikan kontribusi strategis dalam mewujudkan Kota Samarinda yang semakin maju, inovatif, dan berdaya saing melalui pemanfaatan data alumni sebagai salah satu sumber informasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.