Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda terus memperkuat transformasi digital di bidang layanan akademik melalui penyelenggaraan Sosialisasi dan Audiensi Implementasi Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Tugas Akhir (SIMTA). Kegiatan ini dilaksanakan bersama UPT. Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) selaku pengembang aplikasi SIMTA, bertempat di Ruang Rapat FTIK UINSI Samarinda. (28/07)

Kegiatan dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Prof. Dr. Muchammad Eka Machmud, M.Ag., serta dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas yang terdiri atas para Wakil Dekan, Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, Koordinator Program Studi, Kepala Bagian Tata Usaha, Ketua Tim Kerja/Kepala Subbagian, dan tenaga kependidikan di lingkungan FTIK. Dari pihak Unit Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD), kegiatan dihadiri dan dipimpin oleh Kepala TIPD, Sumarno, M.Kom., MCE., bersama tim pengembang aplikasi SIMTA.
Dalam sambutannya, Dekan FTIK menyampaikan bahwa digitalisasi layanan akademik merupakan salah satu prioritas fakultas dalam meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan. Menurut beliau, proses pengelolaan tugas akhir yang selama ini melibatkan berbagai tahapan administrasi memerlukan dukungan sistem informasi yang terintegrasi agar pelayanan kepada mahasiswa dapat berlangsung lebih cepat, transparan, efektif, dan terdokumentasi dengan baik. Oleh karena itu implementasi SIMTA diharapkan mampu menjadi solusi dalam mendukung peningkatan kualitas layanan akademik di FTIK.
Sementara itu, Kepala TIPD menjelaskan bahwa SIMTA merupakan aplikasi yang dirancang untuk mengintegrasikan seluruh proses administrasi tugas akhir dalam satu platform digital. Sistem ini mencakup berbagai tahapan, mulai dari pengajuan judul, penentuan dosen pembimbing, proses bimbingan, pengajuan seminar proposal, seminar hasil, ujian munaqasyah, hingga penyelesaian administrasi akademik mahasiswa. Dengan sistem yang terintegrasi, seluruh proses dapat dipantau secara real-time, sehingga meningkatkan efisiensi kerja serta memudahkan koordinasi antarunit yang terlibat.

Pada sesi sosialisasi, tim TIPD mempresentasikan alur penggunaan aplikasi sesuai dengan peran masing-masing pengguna. Para peserta memperoleh penjelasan mengenai fungsi administrator fakultas, operator program studi, dosen pembimbing, dosen penguji, serta mahasiswa. Selain memperkenalkan fitur-fitur utama aplikasi, tim juga mendemonstrasikan proses pengelolaan data, monitoring progres mahasiswa, pengaturan jadwal seminar dan ujian, hingga penyusunan laporan akademik yang dapat dihasilkan secara otomatis melalui sistem.

Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan audiensi yang berlangsung secara interaktif. Para pimpinan fakultas, ketua jurusan, koordinator program studi, serta tenaga kependidikan menyampaikan berbagai masukan berdasarkan kebutuhan operasional di lingkungan FTIK. Diskusi mencakup penyempurnaan alur persetujuan administrasi, fleksibilitas pengaturan jadwal bimbingan dan ujian, integrasi dengan sistem akademik yang telah berjalan, peningkatan kemudahan antarmuka (user interface), hingga penguatan fitur notifikasi untuk memudahkan komunikasi antara mahasiswa, dosen, dan pengelola akademik.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi sepanjang kegiatan. Hal tersebut tercermin dari banyaknya pertanyaan, saran, dan usulan konstruktif yang disampaikan kepada tim pengembang TIPD. Berbagai masukan tersebut menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga dalam proses penyempurnaan SIMTA agar semakin sesuai dengan kebutuhan pengguna di lingkungan FTIK. Tim TIPD menyambut positif seluruh masukan dan berkomitmen untuk melakukan pengembangan aplikasi secara berkelanjutan dengan mengedepankan prinsip kolaborasi bersama para pengguna.
Melalui kegiatan sosialisasi dan audiensi ini, diharapkan implementasi SIMTA di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dapat berjalan secara optimal serta mendapat dukungan penuh dari seluruh unsur pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan. Keberhasilan implementasi aplikasi tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknologi, tetapi juga oleh sinergi, komitmen, dan partisipasi aktif seluruh pengguna dalam memanfaatkan sistem secara konsisten.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen UINSI Samarinda dalam mengembangkan layanan akademik berbasis teknologi informasi yang modern, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. Kolaborasi yang erat antara FTIK dan TIPD diharapkan mampu menghasilkan sistem informasi yang semakin adaptif terhadap perkembangan pendidikan tinggi, mendukung peningkatan mutu tata kelola akademik, serta memberikan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel kepada seluruh sivitas akademika. Implementasi SIMTA juga diharapkan menjadi model pengembangan layanan digital yang dapat diterapkan secara bertahap di seluruh fakultas di lingkungan UINSI Samarinda sebagai bagian dari percepatan transformasi digital menuju perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing.


