Samarinda – UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda terus memantapkan persiapan pelaksanaan Ujian Masuk Mandiri (UMAN) Tahun Akademik 2026 melalui rapat finalisasi yang dilaksanakan pada Jumat, 17 Juli 2026, mulai pukul 13.30 hingga 16.00 WITA. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan UINSI Samarinda ini dihadiri oleh Kepala Bagian Umum dan Akademik UINSI Samarinda, Mahyuddin, M.Pd., beserta tim akademik, serta didampingi oleh Kepala Unit Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD), Sumarno, M.Kom., MCE., bersama tim teknis TIPD.

Rapat ini menjadi tahapan akhir dalam memastikan seluruh aspek teknis maupun administratif pelaksanaan Ujian Masuk Mandiri telah siap sebelum pelaksanaan seleksi calon mahasiswa baru. Fokus utama pembahasan diarahkan pada kesiapan aplikasi yang akan digunakan selama proses ujian, mulai dari pengelolaan peserta, distribusi soal, mekanisme pelaksanaan ujian berbasis komputer, hingga proses monitoring dan pelaporan hasil ujian.
Dalam arahannya, Mahyuddin, M.Pd. menegaskan bahwa pelaksanaan Ujian Masuk Mandiri merupakan salah satu tahapan strategis dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Oleh karena itu, seluruh unit yang terlibat diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan memastikan setiap tahapan berjalan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan. Beliau juga mengapresiasi sinergi antara tim akademik dan TIPD yang terus melakukan berbagai penyempurnaan untuk menghadirkan sistem seleksi yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Sementara itu, Sumarno, M.Kom., MCE., selaku Kepala TIPD, menyampaikan bahwa kesiapan infrastruktur teknologi informasi menjadi faktor penting dalam menjamin kelancaran pelaksanaan ujian. TIPD telah melakukan berbagai tahapan pengujian terhadap server, jaringan, sistem keamanan, serta aplikasi UMAN agar mampu memberikan performa yang optimal ketika digunakan secara bersamaan oleh seluruh peserta ujian. Selain itu, berbagai langkah mitigasi risiko juga telah dipersiapkan untuk mengantisipasi potensi kendala teknis selama pelaksanaan seleksi.
Sebagai bagian dari agenda rapat, dilaksanakan pula simulasi penggunaan Aplikasi UMAN yang dipresentasikan oleh Yogi Rachmat Santosa, Pranata Komputer UINSI Samarinda. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh penjelasan secara rinci mengenai alur operasional aplikasi, mulai dari proses login peserta, verifikasi identitas, pelaksanaan ujian, pengaturan waktu, hingga mekanisme penyimpanan jawaban dan penyelesaian ujian. Simulasi juga memperlihatkan fitur-fitur monitoring yang memungkinkan panitia memantau pelaksanaan ujian secara real-time, sehingga setiap kendala yang muncul dapat segera ditangani.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari tim akademik mengenai aspek teknis maupun operasional aplikasi. Berbagai skenario pelaksanaan turut dibahas, termasuk prosedur penanganan gangguan jaringan, mekanisme bantuan kepada peserta, serta koordinasi antarpanitia selama berlangsungnya ujian. Masukan tersebut menjadi bagian penting dalam penyempurnaan sistem sebelum digunakan secara resmi pada pelaksanaan Ujian Masuk Mandiri Tahun 2026.
Melalui rapat finalisasi ini, UINSI Samarinda menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan proses seleksi mahasiswa baru yang berkualitas, objektif, dan didukung oleh teknologi informasi yang andal. Sinergi antara Bagian Umum dan Akademik dengan TIPD diharapkan mampu memastikan seluruh rangkaian Ujian Masuk Mandiri berjalan lancar, aman, dan transparan, sehingga memberikan pelayanan terbaik bagi para calon mahasiswa.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata transformasi digital yang terus dikembangkan UINSI Samarinda dalam mendukung tata kelola perguruan tinggi yang modern. Dengan pemanfaatan aplikasi UMAN yang terintegrasi, proses seleksi diharapkan berlangsung lebih efektif, efisien, dan akurat, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem penerimaan mahasiswa baru di UINSI Samarinda sebagai perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan akademik.

